Pada pertengahan 2014, Study on Art Practices (SOAP) memulai projek penelitian tentang “Memangggungkan Seni Rupa Indonesia dalam Pentas Dunia: Membangun Identitas Indonesia Masa Orde Baru dan sesudahnya”. Penelitian ini melihat pameran-pameran yang melibatkan seniman Indonesia di luar negeri, dan terutama yang menggunakan gagasan ke-Indonesia-an sebagai cara pandang kuratorial. Memang, dalam lima tahun belakangan, intensitas seniman Indonesia berpameran di lingkup internasional meningkat dengan cukup tajam, dan berlangsung dengan berbagai model kerja sama dari agen-agen yang terlibat.
Selama proses penelitian, kami mengumpulkan berbagai arsip, mulai dari katalog, foto-foto, ulasan media massa, dan hal lain terkait. Kami juga bertemu dengan beberapa pelaku aktif dari projek-projek lintas negara ini, serta mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mencari pendapat beberapa ahli yang mengamati fenomena ini. Sebagian dari hasil penelitian ini dicatat pada Skripta edisi kedua yang kami publikasikan pada Januari 2015.

Empat peneliti yang terlibat adalah Alia Swastika, Arham Rahman, Irham Nur Anshari, dan Ratna Mufida. Penelitian ini juga melibatkan Sita Magfira, sebagai pencari data dan. Ardiana Putri Siswanto sebagai asisten peneliti.
Projek penelitian ini didukung oleh Asian Culture and Information Agency (ACIA), Gwangju, Korea Selatan.
