SOAP (Study on Art Practices) adalah inisiatif berbasis di Yogyakarta, yang membuka diri sebagai paltform riset, penerbitan, dan diskusi seputar praktik seni kontemporer beserta konteks sosial dan politiknya. SOAP mempublikasikan jurnal secara berkala, mengorganisasi diskusi yang menghubungkan intelektual muda dan seniman, serta menyelenggarakan lokakarya dengan tujuan memproduksi pengetahuan dalam konteks lokal tentang praktik seni serta penulisan sejarah seni.
SKRIPTA adalah publikasi SOAP yang memfokuskan diri pada wacana seputar praktik seni kontemporer dalam perspektif interdisiplin, untuk secara kritis membaca dan menganalisis karya, pameran, serta aktivitas seni. Jurnal ini dipublikasikan secara berkala, melibatkan pemikir, penulis, dan kritikus muda yang tertarik dalam wacana dan fenomena lintas budaya. Kolaborasi ini bertujuan membangun dinamika serta merefleksikan pemikiran yang merespon konteks lokal, sembari secara bersamaan menghubungkannya dengan posisi seni kontemporer di konteks global.
Peneliti Utama:
Alia Swastika sehari-hari bekerja sebagai Direktur Program di Ark Galerie Yogyakarta. Tahun 2011, ia menjadi salah satu kurator dalam Jogja Biennale Equator #1: Shadow Lines bersama Suman Gopinath, dan merupakan salah satu Direktur Artistik untuk Gwangju Biennale 9 : Roundtable (2013). Tulisannya terbit di berbagai media massa nasional dan internasional, selain beberapa kali menulis untuk monografi seniman.
Arham Rahman, lahir di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan, menamatkan studi strata 1 di Program Studi Sastra Indonesia Universitas Negeri Makassar dan studi master di Program Magister Ilmu Religi dan Budaya Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Tertarik pada kajian seni dan politik, ia juga menjabat sebagai Direktur Makassar Biennale 2015.
Irham Nur Anshari adalah penulis dan peneliti seni budaya lulusan ilmu komunikasi serta Kajian Budaya Universitas Gadjah Mada. Essai dan catatan penelitiannya telah dimuat di beberapa jurnal, prosiding, majalah, dan media online. Beberapa tulisannya juga menghiasi berbagai katalog pameran, termasuk Katalog Biennale Jogja XIII.
